KPPAD Kepri Bikin Pelayanan Pengaduan Online

1696_2016_0622_23073400[1]POSMETRO.CO ; Dalam upaya peningkatan pelayanan pengaduan permasalahan anak di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Kepri, akan membuat pelayanan pengaduan secara online.

Pelayanan sistem online ini direncanakan akan diluncurkan, pada peringatan hari anak nasional 23 Juli mendatang. “Selama ini, KPPAD menerima pengaduan masyarakat dengan sistem manual, datang ke kantor KPPAD, namun saat ini kita sedang mengembangkan teknologi informasi yang nantinya masayarakat membuat pengaduan hanya dengan sistem online,” kata Wakil Ketua KPPAD Kepri, Eri Syahrial saat menggelar evaluasi kasus anak semester I tahun 2016 di kantor KPPAD Kepri, Rabu (22/6) siang.

Menurut Eri, latar belakang inovasi pelayanan pengaduan sistem online tersebut tak lain adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam hal peningkatan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) KPPAD Kepri. Selain itu, sistem online juga akan membantu masyarakat dalam hal penekanan ongkos menuju ke kantor pelayanan KPPAD yang berada di Ibukota Provinsi Kepri, Tanjungpinang.

“Jadi, pengaduan sistem online ini bisa diakses dimana saja, selagi masyarakat bisa mendapatkan jaringan telekomunikasi, seperti di pulau-pulau dan masyarakat pesisir lainnya, karena Kepri ini rentan kendalinya cukup jauh,” kata Eri. Sistem online ini, menurut Eri, akan mempercepat proses penanganan kasus anak yang berada di Kepri, karena pelayanan pengaduan berbasis online akan bisa langsung diterima seluruh komisioner.

Sehingga, kendala-kendala yang dialami KPPAD dalam menindaklanjuti pengaduan masyarakat pun akan bisa diminimalisir. “Di sistem itu, nantinya masyarakat harus mengisi data pada formulir dengan benar, mencantumkan email nomor handphone dan membuat pengaduan dengan fakta dilapangan, setelah itu klik, dan akan langsung menyebar ke seluruh komisioner yang ada,” tuturnya.

Dikatakan Eri, saat ini pihaknya masih tengah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan unit pelayanan lainnya, sehingga program ini bisa berjalan sesuai harapan. Sehingga kejadian tindak pidana pencabulan atau kekerasan terhadap anak yang terjadi pada saat itu bisa diketahui pada saat itu pula.

“Target kita, launching pelayanan pengaduan sistem online itu pada peringatan hari anak nanti di provinsi, dan mudah-mudahan sistem itu sudah selesai,” imbuhnya. Sementara itu, Ketua KPPAD Kepri, Muhammad Faizal menambahkan, pelayanan pengaduan sistem online ini merupakan salah satu inovasi teknologi informasi dalam rangka peningkatan pelayanan terhadap masyarakat dalam penanganan kasus anak di Kepri.

Pasalnya, pengaduan sistem manual tersebut membuat masyarakat masih enggan untuk melapor ke KPPAD. “Kalau masalah jaringan komunikasi, itu adalah tanggungjawab provider yang memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, karena KPPAD hanya menyediakan fasilitas ini untuk memperpendek jarak antara masyarakat dengan kami,” tuturnya.

Selain itu, kata Faizal, pada sistem pelayanan tersebut, nantinya juga akan ada kolom diskusi dan interaksi antara masyarakat dengan KPPAD. Sehingga, keberadaan sistem ini selain mempercepat penanganan terhadap kasus anak, diharapkan bisa menyelesaikan kasus anak sesuai dengan aturan perlindungan anak.

“Kita ketahui, kasus kejahatan terhadap anak sering diselesaikan kekeluargaan, karena dengan faktor lainnya, namun kita tidak ingin kasus tersebut selesai begitu saja, tanpa mengabaikan kepentingan perlindungan anak itu sendiri,” ujar Faizal yang didamping komisioner yang ada di KPPAD Kepri.

Untuk diketahui, evaluasi kasus anak yang ditangani KPPAD selama satu semester ini sudah mencapai 75 kasus dan 122 anak yang menjadi korban dan pelaku. Dari 75 kasus tersebut, dengan rincian 10 kasus anak berhadapan dengan hukum (ABH), 31 kasus perlindungan khusus dan 34 kasus hak dasar anak. (bet)

– See more at: http://www.posmetro.co/read/2016/06/23/1696/KPPAD-Kepri-Bikin-Pelayanan-Pengaduan-Online#sthash.TNJmcNnC.dpuf

Share this Post :

No comments yet.

Leave a Reply